Kerusakan pada baterai UPS yang paling sering terjadi

gambar Baterai UPS APC

Seperti yang kita ketahui bahwasanya sebuah UPS sangatlah menjadi andalan ketika aliran listrik utama dari PLN terputus. Dengan adanya UPS maka peralatan elektronik khususnya PC/Server yang terhubung dengan UPS tidak mengalamani mati mendadak yang bisa menyebabkan kerusakan pada sistem operasi, hardware dan kehilangan data berharga perusahaan anda.

Baterai UPS bersifat Consumable part yaitu material baterai sifatnya sekali pakai habis atau bersifat un-repairable (tidak dapat diperbaiki).

Apa yang terjadi jika baterai UPS mengalami kerusakan atau mati ?

Tentu saja hal ini akan membuat perangkat UPS yang anda miliki tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya, backup time kurang dari kondisi normalnya, dan bahkan UPS menjadi mati total.

Berikut ini kerusakan-kerusakan pada baterai UPS yang paling sering terjadi

1.) Baterai UPS Rusak karena Fisik Baterainya terlihat Kembung atau sudah tidak datar.
Kerusakan baterai ups yang fisiknya kembung, hampir sama seperti halnya baterai handphone yang kembung.  baterai menjadi tidak bisa berfungsi untuk menyimpan daya. Kondisi fisik yang kembung ini biasanya akan membuat baterai susah untuk dilepas dari tempatnya atau holder nya. Bahkan baterainya akan menjadi tidak bisa dilepas lagi jika terdapat lebih dari dari satu baterai yang kembung dengan posisi yang saling berberdempetan. Solusi dari masalah ini adalah hanya Ganti Baterai UPS Baru.

2.) Baterai UPS bocor dan mengeluarkan cairan busa berwarna putih pada kutub baterainya.
Bila diukur voltase tegangan pada baterai yang mengalami kondisi bocor dan mengeluarkan cairan seperti ini menjadi Drop, sebaiknya jangan digunakan lagi dan segera membeli baterai yang baru.

3.) Baterai UPS rusak karena baterai fisiknya retak atau pecah
Baterai UPS bisa saja mengalami pecah, dan jika baterainya pecah maka lapisan terluar dari baterai akan terbuka sehingga dapat menjadi masalah yang sangat berbahaya yang dapat merusak UPS itu sendiri. Baterai yang dalam kondisi pecah ini mengeluarkan kandungan zat yang berbahaya sehingga harus ekstra hati-hati untuk ditangani dan jangan sampai zat berbahaya tersebut mengenai kulit atau tubuh manusia karena bisa menyebabkan gatal-gatal, iritasi kulit dan efek lainnya atau bahkan dapat menyebabkan kematian.

4.) Tegangan Voltage pada baterai sudah tidak sesuai dengan spesifikasi awal baterai
contohnya : Misalkan baterai UPS kondisi sehat dan baru dengan tegangan 12V / 7,2A, maka jika diukur akan sesuai nilai voltasenya atau menunjukkan angka 13 volt – 13,5 volt. Namun pada baterai yang bermasalah, jika diukur pada kondisi sedang tidak digunakan justru tidak menunjukkan angka 13 Volt sampai 13,5 Volt. Nilai yang berbeda menunjukkan ada masalah pada baterai tersebut. untuk lebih membuktikan lagi bahwa baterai tersebut dalam kondisi bagus atau rusak, bisa coba di lakukan charge baterai pada ups yang kondisinya sehat / bagus, charging dilakukan selama minimal 4 jam. jika tidak terjadi kenaikan voltage, sudah bisa dipastikan baterai tersebut sudah rusak. Segera ganti baterai UPS anda dengan yang baru.

Selain menjual berbagai merk dan tipe UPS, kami juga menerima service dan penggantian baterai UPS. Baik yang original maupun yang compatible. Sesuai dengan kebutuhan anda dan perusahaan.